Friday, 1 August 2014

Kenapa Saya Sering Update Status Soal CInta?

Ada yang bertanya pada saya, mengapa saya sering update status tentang cinta. Melankolis sekali, simpulnya.

Sebenarnya saya punya alasan melakukan itu. Karena, sebagaimana gaya bahasa Al-Qur'an, nasihatnya penuh dengan repetisi. Pengulangan dan pengulangan. Penekanan dan penekanan. Sebab Allah tahu, manusia itu mudah lupa, gampang pula lalainya. Makanya, persoalan cinta, sering saya ulang dan ulang. Sebab seringkali, saya menemui, orang-orang yang hari ini dia menangis-nangis penuh penyesalan karena sudah berpacaran, dengan teguh hati say goodbye padanya, lantas selang beberapa bulan, nyambung lagi. Atau menjalin status dengan yang lain. Aneh ya, padahal saya melihat dengan mata kepala saya butir-butir airmata yang berlinang dari kelopak matanya. Masih ingat betul. Tapi rupanya, mudah saja tergelincir ke lubang yang sama.

Itulah, manusia memang seringkali lupa. Hari ini menangisi dosa-dosa, besok mengulangi lagi, menangis lagi, mengulang lagi. Ya, begitupun saya.


Banyak orang-orang yang pintar, tapi bodoh dihadapan cinta. Banyak orang-orang yang berkuasa, tapi tak berdaya dihadapan cinta. Banyak orang-orang kuat, tapi lemah dihadapan cinta. Banyak orang-orang sehat, tapi sakit dihadapan cinta. Banyak orang-orang waras, tapi gila dihadapan cinta.

Apalagi, di masa remaja. Saat saya membawakan materi "Kisah cinta Fatimah dan Ali", ada satu pertanyaan dari seorang akhwat yang begitu saya ingat sampai sekarang, "kalau kita mencintai dia dalam diam, terus dia malah diambil orang, gimana tuh ka? kan nyeseeek." Pertanyaan ini, manusiawi banget, wajar banget. jadi, wajarlah jika banyak orang-orang yang berikhtiar menuju pernikahan dengan jalan pacaran. (Wajar bukan berarti pembenaran). Sejatinya, pertanyaan ini akan terjawab ketika kita menambah dan menambah kadar keimanan kita pada Allah swt. Meyakini, bahwa apa yang luput dari kita berarti memang ditakdirkan bukan untuk kita. Dan apa yang kita dapat, memang itulah yang Allah izinkan untuk kita dapatkan. Begitupun jodoh.

Pun, ketika saya update soal cinta, nyatanya banyak yang datang buat curhat pada saya. Berarti, banyak yang butuh kan soal ini? Maka, Harus ada orang-orang yang bisa menjadi tempat curhat soal ini namun ia bisa membawa si pencurhat untuk bisa lebih dekat pada cara mencintai yang Allah ridhoi. Karena banyak tempat curhat bertebaran namun justru membuat kuncup perasaan jadi mekar dan kehilangan izzahnya...

No comments:

Post a Comment