Friday, 1 August 2014

Sepatah Dua Patah Kata untuk PSG Newbi



Bismillah ya Rahman ya Rahim.

Sebelumnyaa, selamat yah! Selamat menempuh hidup baru.
Eeeet, bukan, bukan hidup baru yang ituu, hmm ganti deh kata-katanya.
Yap, selamat datang di dunia industri!

tiga tahun sudah, kamu menjalani rutinitas sebagai seorang pelajar.
Dan inilah detik-detik dimana kamu akan tahu, "begini ternyata susahnya cari uang."
Dari yang awalnya apa-apa tinggal minta orangtua, sekarang "gengsi" itu akan mulai muncul.
Ya, gengsi untuk ngebebanin orangtua lagi. Kamu akan mulai tahu, ternyata begini ya dunia orang dewasa.
Berangkat pagi, pulang malem. Akhir bulan terima gaji. Kerja, kerja, kerjaaaa aja tiap hari.


Hmm, dek, saya yakin, kalau nasihat soal attitude pasti sudah diberikan oleh guru-guru kita di sekolah.
Dan saya percaya, kamu sudah khatam kan? Na'am, tinggal praktiknya tuh.

Saya pun masih inget dengan kata-kata bu dede, "Nak, inget. Di jidat kamu itu masih ada tulisan S-I-S-W-A"

Jadi, saya memutuskan untuk memberi sepatah dua patah kata yang lain.

Gini aja deh pesen saya, "Dek, inget. Di jidat kamu itu masih ada tulisan HAMBA ALLAH."

Iya, hamba Allah. Mau kamu pelajar kek, pekerja kek, Mau kamu di sekolah kek, mau kamu di industri kek. kamu tetep hamba Allah kan?
Dan sebagai seorang hambaNya, kita berkewajiban untuk menaati segala perintahNya dan menjauhi segala laranganNya.

Hmm, kita mampir ke hadits arba'in nomor 21, yuk!

Dari Abu Amr -ada yg menyebut Abu Amrah- Sufyan bin Abdullah Ats-Tsaqafi ra berkata, saya berkata, "Ya Rasulullah, katakanlah kepadaku ucapan dalam islam, yang saya tidak akan menanyakannya kepada seorangpun kecuali kepadamu." Rasulullah menjawab,

"Katakanlah! 'Saya beriman kepada Allah' kemudian ISTIQAMAHLAH."

(HR. Muslim)


Huah, istiqamah, berat berat. Bahkan Rasulullah sendiri yang mengatakan: "istiqamahlah kalian semua, dan kalian tidak akan mampu." (HR. Imam Ahmad dan Muslim) Beliau juga bersabda, "berusahalah untuk senantiasa benar dan mendekatinya." (HR. Bukhari dan Muslim)
Allah pun berfirman, "Maka tetaplah kamu pada jalan yang lurus menuju kepadaNya dan mohonlah ampun kepadaNya." (QS. Fushshilat: 6). Setelah perintah istiqomah, Allah memerintahkan istighfar. Sebab Allah tahu, tidak ada orang yang mampu sempurna dalam istiqamah. Tetap ada kekurangan dalam istiqamah kita. Alhamdulillah ya, Allah Maha Pengampun Maha Penyayang.

Oke, saya akan mengulang kalimat sebelumnya,"Dek, inget. Di jidat kamu itu masih ada tulisan HAMBA ALLAH."

Stttt! Jangan pernah gantungkan iman kita pada lingkungan. Dunia industri yang akan kamu jalani ini: 100% beda sama dunia STM kita.
Dunia industri adalah dunia materialistis. Dimana yang dikejar adalah keuntungan, laba, profit. Kerja, kerja, lembur, kerja, lembur, teruuus begitu. Orang-orang yang akan kamu temui pun akan beda. Dan disinilah akan terlihat, siapa kamu sebenarnya! Disinilah akan diuji, seberapa kuat keimananmu tertancap di lubuk jiwa.

Dek, jangan gantungkan iman kita pada seseorang. Jangan berharap akan selalu ada yang menarik tanganmu di tiap kali engkau hendak terjatuh. Karena manusia tetaplah manusia. Ia pun ada masa lengah. Maka, ingatkan hati sejak saat ini, "iman dalam dadaku ini, akulah penanggungjawabnya. Allah-lah penjaganya."

Kalau kita ingat bahwa kita adalah hamba Allah, kita meyakini Allah menjadi saksi atas segala sikap dan kata kita, niscaya self control itu akan aktif dengan sendirinya. Bagaimanapun ujian iman yang menimpa, kita akan terus berusaha untuk tegar.

Dan saya rasa, betapa indah deretan kalimat yang terlontar dari RasulNya, "Jagalah Allah, niscaya Allah akan menjagamu. Jagalah Allah, niscaya engkau akan mendapatiNya bersamamu..."

Jagalah...
Jaga syariatNya dalam dirimu, jangan biarkan syariat itu terkikis satu per satu.

Untaian nasihat dari 'Aa gym juga sangat menyenangkan untuk di dengar, "barangsiapa Allah tujuannya, niscaya dunia akan melayaninya."

Jadi, benarlah kata Ustadz Yusuf Mansur, "Allah dulu, Allah lagi, Allah terus."

Finally, jangan lupa lagunya opick, "Obat hati ada lima perkaranya...yang pertama baca Qur'an dan maknanya, yang kedua shalat malam dirikanlah, yang ketiga berkumpullah dengan orang sholeh, yang keempat perbanyaklah berpuasa, yang kelima zikir malam perpanjanglah. Salah satunya siapa bisa menjalani, moga-moga Allah ta'ala mencukupi."

Jakarta, 30 April 2014
di kamar 3x3

:Suryani:

No comments:

Post a Comment