Showing posts with label Secuil Ilmu. Show all posts
Showing posts with label Secuil Ilmu. Show all posts

Tuesday, 24 February 2015

Pelajaran Pertama di Mata Kuliah Hadits Ahkam





"Kita ini kekurangan ahli fiqih wanita. Kebanyakan yang ada saat ini adalah yang hanya pandai berretorika. Pandai bicara, tapi kurang dalam pemahaman fiqihnya. Padahal... ibu-ibu rumah tangga itu sangat penting untuk tahu soal fiqih. Misalnya... Bagaimana mencuci pakaian bayi yang terkena najis? Bagaimana cara yang benar untuk membersihkan lantai yang terkena pipis bayi laki-laki yang sudah makan selain ASI?"

Pertanyaan itu diajukan pada kami satu per satu. Jawabannya tidak ada yang 100% benar. Padahal pertanyaannya sepele ya kan? ya... itulah kita. Cara ngelap pipis yang benar saja tidak tahu, tapi masih saja bermalas-malas mendalami ilmu agama. Na'udzubillah.

Bismillah, semoga bermanfaat untuk para bunda di rumah yah...

Cara mencuci pakaian bayi yang terkena najis.
Jangan celupkan

Tahukah Kamu Berapa Jumlah Ayat Al-Qur'an dan Ayat Apa yang Terakhir Turun?



Banyak pengetahuan agama islam dalam buku-buku pelajaran sekolah yang harus direvisi. Dan rasanya, buku agama islam di sekolah itu kurang "greget". Standar banget ditambah waktu pembelajarannya yang hanya 2 jam pelajaran dalam sepekan. Harus ada gebrakan soal ini. Supaya paling tidak, 2 jam yang ada benar-benar teresapi dengan baik. Supaya 2 jam yang ada jadi jam yang paling dinantikan kehadirannya.

Pengetahuan umum soal jumlah ayat di Al-Qur'an yang biasa kita temukan dalam buku PAI adalah 6.666 padahal seharusnya

Sunday, 22 February 2015

Kuncinya: MINTA!



Assalamu'alaikum...

Apa kabar imanmu saudaraku?
Hmm, tenang-tenang, saya tidak akan banyak 'bicara' di catatan ini.
Saya hanya ingin menyampaikan suatu hadits qudsi yang sangat menyentuh hati.
Di baca baik-baik ya, resapi, semoga ini menjadi pelajaran yang begitu bermanfaat untuk hidup kita.

Dari Abu Dzar Al Ghifari radhiallahuanhu dari Rasulullah shollallohu ‘alaihi wa sallam sebagaimana beliau riwayatkan dari Rabbnya Azza Wajalla bahwa Dia berfirman :

Wahai hambaku, sesungguhya aku telah mengharamkan kezaliman atas diri-Ku dan Aku telah menetapkan haramnya (kezaliman itu) diantara kalian, maka janganlah kalian saling berlaku zalim.

Wahai hambaku semua kalian adalah sesat kecuali siapa yang Aku beri hidayah, maka mintalah hidayah kepada-Ku niscaya Aku akan memberikan kalian hidayah.

Monday, 24 March 2014

10 Tugas Murid, Disarikan dari Tazkiyatun Nafs-Sa'id Hawwa

Bismillah. Sebelum masuk bagian inti, saya mau cerita sedikit.
Tentang seseorang yang saat ini sedang menginspirasi saya.
Saya mengaguminya dalam sikapnya yang begitu dermawan membagi ilmu yang beliau punya.
Kalau beliau ikut seminar, talkshow, pelatihan, yang gak gratis, bahkan bayar berjuta-juta, beliau tetap rela memberikan oleh-oleh materi untuk kami, -muridnya. Dengan senang hati membagi ilmu yang baru didapatinya pada kami. Masya Allah, semoga Allah membalas kebaikannya :) dan semoga saya bisa meneladani kebaikannya tersebut.

Kebaikannya pada akhirnya menggerakkan saya untuk menulis catatan ini. Insya Allah saya ingin berbagi secuil ilmu yang baru saya dapet dari buku Tazkiyatun Nafs - Sa'id Hawwa. Semoga bisa di ambil manfaatnya, ya.

Sekelumit tentang buku ini. Awalnya, judul buku ini sering saya jumpai pada daftar referensi buku atau artikel yang saya baca-baca selama ini. Kutipan-kutipan dari buku ini yang saya temui di berbagai artikel dan buku, bagus dan menyentuh menurut saya. Kemudian, seorang dosen pernah membicarakan soal buku ini dan merekomendasikan kami untuk membacanya. 'bacalah. sangat bagus, membuat kita lebih tahu tentang hidup ini. Barakallahu Insya Allah." (kurang lebih kata-katanya gitu) Dosen yang satu ini memang begitu menekankan pada kami untuk dekat dengan buku. Untuk meluangkan waktu membaca buku. Beliau yang berasal dari Yordania pernah berkata,